My YouTube Channel Is Star Co_Gt Subscribe!! And Watch It !!Dont Forget To Like, Then Comment!!
Sabtu, 29 April 2017
Jumat, 28 April 2017
Sabtu, 22 April 2017
Sabtu, 15 April 2017
Sabtu, 08 April 2017
Sabtu, 01 April 2017
Aneka Obat Herbal ALam
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Hi Guys Kali ini saya akan membagikan beberapa informasi, yah, misalnya aja kita sedang sakit, dan tidak ingin memakai obat, mungkin karena efek sampingnya atau harganya ya Kan??....Jdi Berikut Ini adalah aneka Obat Herbal yang Gak Perlu Biaya...Bisa di olah sendiri...
Tanaman obat keluarga atau biasa disingkat Toga merupakan tanaman
yang bisa dibudidayakan di pekarangan rumah dan mempunyai manfaat
sebagai obat-obatan herbal tradisional.
Penggunaan tanaman sebagai pengobatan herbal sudah dipraktekkan sejak jaman Mesir kuno sekitar 2500 tahun Sebelum Masehi.
Indonesia memiliki 30.000 jenis tanaman dari total 40.000 jenis
tanaman yang ada di dunia, dan 940 jenis diantaranya merupakan tanaman
yang bisa dimanfaatkan untuk obat-obatan tradisional dalam kehidupan
sehari-hari.
Hasil beberapa penelitian membuktikan bahwa obat (ramuan) tradisional
yang di ramu dari tanaman obat lebih mudah dicerna oleh tubuh dan tidak
terlalu menyebabkan efek samping. Sudah banyak negara maju yang mulai
memproduksi obat-obatan dari tanaman herbal.
Berikut ini 100 jenis tanaman obat keluarga yang bisa anda budidayakan sebagai apotek hidup di pekarangan rumah.
1. Tanaman Obat Daun Dewa
Daun dewa mengandung senyawa saponin, flavonoid dan minyak atsiri.
Daun dewa berkhasiat untuk mengobati muntah darah dan payudara bengkak.
Daun
dewa bisa juga digunakan untuk melancarkan sirkulasi darah, mengobati
luka memar, menurunkan tekanan darah tinggi, menghentikan pendarahan,
pereda rasa nyeri (analgesik), penurun panas, kencing manis atau
diabetes mellitus dan sebagai obat pembersih racun dalam tubuh.
Pengobatan dengan daun dewa bisa dengan daun segar yang disajikan secara langsung atau dalam bentuk ekstraknya.
Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, ambil tujuh lembar daun dewa
yang cukup lebar dan siap panen, kemudian direbus dengan tiga gelas air
sampai tersisa kira-kira dua gelas.
Air rebusan yang tersisa bisa diminumkan dua kali dalam sehari
sesudah makan. Atau bisa juga daun dewa dijadikan sebagai lalapan makan.
Untuk obat luka memar, gunakan daun dan umbi daun dewa seberat 20
gram dan daun daun jarak yang masih segar 10 lembar. Lalu, haluskan
ketiganya sampai halus, setelah itu tapalkan pada daerah yang memar.
2. Tanaman Obat Seledri
Seledri merupakan sayuran hijau yang rendah kalori. Daun seledri
mengandung sekitar 16 kalori per 100 gram. Daun seledri selain biasa
digunakan sebagai penambah aroma masakan, juga bisa digunakan sebagai
tanaman obat keluarga.
Seledri mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1 dan zat besi lainnya seperti kalium, mineral dan zat besi.
Beberapa manfaat daun seledri diantaranya dapat mengobati tekanan darah tinggi,
mencegah pembentukan batu di kantung empedu, menenangkan sistem saraf,
mengembalikan nafsu makan yang hilang, menghindarkan dari kanker perut
dll.
Seledri juga bermanfaat untuk menjaga kecantikan wajah, daun seledri yang dikonsumsi bisa mencegah timbulnya kerutan pada wajah.
Bisa juga digunakan sebagai masker, caranya beberapa daun seledri di
iris kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam mangkuk yang berisi air
mendidih. Biarkan selama 15 menit. Setelah harum, buang daun seledrinya
dan air daunnya disimpan di lemari es. Gunakan air daun seledri tadi
pada malam hari sebagai masker.
3. Tanaman Obat Belimbing Wuluh
Belimbing sayur atau belimbing wuluh tidak sama dengan buah
belimbing, belimbing sayur biasanya digunakan oleh para ibu untuk
memasak.
Setiap bagian dari belimbing wuluh memiliki khasiat untuk mengobati
berbagai macam penyakit dan bermanfaat juga untuk kecantikan.
Beberapa manfaat belimbing wuluh diantaranya untuk mengatasi sariawan, mencegah hipertensi, mengatasi jerawat, mengatasi panu, mengobati diabetes, mengatasi sikat gigi, mengobati batuk, melegakan nafas dan mencaikan dahak.
Untuk
mengobati jerawat kamu bisa menggunakan 3 buah belimbing wuluh yang
segar, cuci bersih lalu diberi parut dan beri sedikit garam. Tempelkan
hasil parutannya pada area wajah yang berjerawat. Lakukan dua kali
sehari.
Bagi kamu yang sedang menderita penyakit diabetes,
kamu juga bisa mencoba pengobatan dengan belimbing wuluh. Siapkan 6
buah belimbing wuluh yang sudah dilumatkan, lalu rebus dengan segelas
air sampai airnya tersisa setengah. Setelah itu disaring, minum 2 kali
sehari.
4. Tanaman Obat Daun Kelor
Organisasi Kesehatan Dunia WHO menganjurkan setiap bayi dan anak-anak pada masa pertumbuhan untuk mengkonsumsi daun kelor.
Bahkan WHO mengklaim pohon kelor sebagai pohon ajaib karena tanaman
ini bisa menjadi obat yang murah tapi manjur dalam mencegah dan
mengobati banyak penyakit, khususnya di negara-negara miskin.
Daun kelor bermanfaat untuk mengobati panas dalam dan demam,
meningkatkan ketahanan alamiah tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh,
meningkatkan serum kolestrol alamiah, meningkatkan fungsi normal hati
dan ginjal, memudahkan pencernaan, memelihara sistem imunitas tubuh,
mendukung kadar gula dalam tubuh dll.
Daun kelor juga berkhasiat dalam menjaga keseimbangan nutrisi dalam
tubuh. Daun kelor bisa mengatasi beragam keluhan yang timbul karena
kekurangan mineral dan vitamin seperti kekurangan protein (rambut
pecah-pecah), kekurangan vitamin C (pendarahan pada gusi gigi),
kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin A (gangguan pada
penglihatan), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah), kekurangan
vitamin B1 (penyakit beri-beri), kekurangan Choline (penumpukan lemak
pada liver), kekurangan zat besi (anemia) dan kekurangan kalsium
(osteoporosis).
5. Tanaman Obat Bayam Duri
Bayam duri merupakan salah satu spesies dari genus Amaranthus. Bayam
duri berbeda dengan bayam secara umum karena teksturnya yang sedikit
kasar dan pastinya berduri.
Bayam duri banyak tumbuh liar di pekarangan rumah dan kebun-kebun.
Banyak orang yang menyepelekan tanaman ini, padahal bayam duri memiliki
banyak manfaat dan khasiat manfaat untuk kesehatan tubuh.
dr. Setiawan Dalimartha dalam majalah Trubus Agriwidya (1999)
menjelaskan bahwa bayam duri bisa digunakan untuk pengobatan bisul yang
keras, melancarkan pengeluaran ASI, pengobatan gusi yang bengkak
berdarah, kutil, ekzema, luka bakar dan bekas gigitan ular berbisa.
Untuk pengobatan gusi yang luka dan berdarah, siapkan tanaman bayam
duri secukupnya, lalu dibakar dengan alas genteng untuk dijadikan bubuk.
Setelah jadi bubuk, oleskan pada bagian yang sakit.
Untuk pengobatan bisul, siapkan bayam duri segar secukupnya, cuci
sampai bersih lalu digiling halus. Setelah itu campurkan madu
secukupnya, tempelkan pada bagian kulit yang bisul lalu dibalut. Diganti
dua kali sehari.
Untuk melancarkan produksi ASI, siapkan 1 batang bayam duri, cuci
sampai bersih lalu digiling halus. Pakai sebagai tapal disekitar
payudara.
6. Tanaman Obat Kangkung
Kangkung merupakan jenis sayuran yang dapat ditemukan dimana-mana.
Setiap orang pasti tahu sayuran kangkung. Selain harganya yang murah,
ternyata kangkung juga memiliki banyak manfaat dan khasiat untuk
kesehatan tubuh kita.
Sayuran kangkung mengandung banyak zat penting seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, fosfor dan zat besi lainnya.
Kandungan vitamin C dalam sayuran kangkung bisa mencegah sariawan dan
gusi yang berdarah. Kalau kamu sedang sakit gigi, cobalah untuk
mengunyah daun kangkung. Daun kangkung juga mengandung antiseptik alami
yang bisa membunuh kuman-kuman yang ada pada gigi.
Kangkung terkenal sebagai sayuran pemicu kantuk, konon katanya zat
besi yang ada di kangkung membuat mata menjadi berat sehingga bawaannya
ingin tidur. Jadi bagi kamu yang sedang insomnia, disarankan untuk
mencoba sayuran kangkung ini.
Sayuran kangkung juga mengandung Omega 3 yang bagus untuk menjaga kualitas otak. Bagi ibu hamil bisa mengkonsumsi sayuran kangkung supaya kualitas otak janin terjaga.
Selain itu sayur kangkung bermanfaat juga untuk mengatasi diabetes selama masa kehamilan dan memperlancar ASI.
7. Tanaman Obat Daun Saga Rambat
Tanaman Saga banyak tumbuh liar di pekarangan rumah, kebun atau di
pinggiran jalan. Ada dua jenis tanaman saga, yaitu saga rambat dan pohon
saga, tapi kebanyakan orang menyebut keduanya dengan nama Saga saja.
Saga termasuk tanaman gulma, dan biasanya menganggu tanaman lain yang
memang sengaja ditanam. Karena dianggap mengganggu, tanaman Saga sering
dibabat habis bahkan dibakar sekalian.
Meskipun
begitu, daun saga rambat biasa dimanfaatkan sebagai obat batuk dan obat
anti sariawan. Daun saga mengandung beberapa bahan aktif seperti
glycyrrhizin, abrus lactone, asam abrusgenat dan turunan metilnya.
Untuk mengobati sariawan dengan daun saga rambat, kamu bisa memetik
daun saga secukupnya lalu di jemur di tempat yang agak panas beberapa
menit sampai layu daunnya.
Setelah layu, cuci bersih daunnya kemudian dikunyah-kunyah sampai halus dan gunakan untuk berkumur juga.
8. Tanaman Obat Tradisional Daun Pacar Cina
Pacar Cina merupakan tanaman asli Asia Tenggara, tersebar di
Sumatera, Jawa dan beberapa negara tetangga. Tanaman ini biasa ditanam
di pekarangan rumah, ada juga yang tumbuh liar di kebun-kebun yang
mendapat sinar matahari yang cukup.
Daun pacar cina bisa digunakan untuk menyembuhkan perut yang kembung,
batuk, bisul, susah menelan dan mempercepat proses persalinan karena
pacar cina mengandung alkaloid, minyak atsiri serta garam mineral. Bunga
kering dari tanaman pacar cina juga bisa digunakan sebagai penambah
aroma teh hijau.
9. Tanaman Obat Landep
Tanaman Landep berasal dari daerah Asia Tropis dan daerah Afrika
Selatan. Landep biasa tumbuh di tempat yang beriklim kering, di
Indonesia tanaman Landep bisa ditemui di daerah dataran rendah sampai
dengan ketinggian 400 meter di atas permukaan laut.
Tanaman Landep tergolong jenis tanaman perdu, tingginya bisa mencapai
1,5 – 2 meter, tak heran kalau tanaman ini ditanam untuk digunakan
sebagai pagar.
Batangnya berkayu, berbuku-buku dan terdapat duri pada setiap ketiak
daunnya. Tanaman landep mengandung beberapa senyawa kimia seperti
flavonoid, saponi, polifenol dan tannin.
Bagian dari tanaman Landep yang biasa digunakan untuk pengobatan
yaitu daun dan akarnya. Daun tanaman Landep bermanfaat untuk pengobatan
sakit perut, beser mani, nyeri pada gusi gigi, kudis, kencing kurang
lancar, demam sakit pinggang dan rematik. Sedangkan akarnya bermanfaat
untuk mengatasi cacingan.
Untuk pengobatan sakit pinggang, rematik dan sakit kepala, siapkan segenggam daun landep yang segar, dicuci bersih lalu digiling sampai halus.
Tambahkan air kapur sirih sembari diaduk rata sampai menjadi seperti
bubur kental. Setelah itu balurkan ke bagian yang sakit. Kalau sakit
kepala, bisa dibalurkan di bagian keningnya.
10. Tanaman Obat Daun Miana
Tanaman Miana tumbuh sumbur di daerah dataran tinggi dengan ketingian
sekitar 1500 meter di atas permukaan laut. Tanaman Miana hidup liar dan
juga bisa ditemui di dataran rendah di sekitar sungai, pematang sawah,
ladang dan kebun-kebun.
Sebagian masyarakat memelihara tanaman miana ini sebagai tanaman hias karena warna daunnya cukup indah.
Bentuk daunnya seperti bulat telur dengan ujung daunnya yang runcing
dan pangkalnya membulat. Permukaan daunnya berambut, warnanya hijau
keunguan dan ditepian daunnya bergerigi.
Daun Miana berkhasiat untuk mengobati penyakit wasir. Cara pengolahannya cukup mudah, siapkan 20 lembar daun miana dan satu ruas kunyit.
Bersihkan keduanya sampai bersih lalu direbus menggunakan 5 gelas
air. Setelah mendidih kemudian didinginkan. Dalam sehari cukup minum
satu gelas ramuan ini.
Sekian Semoga Bermanfaat, dan Selamat Membaca
Langganan:
Postingan (Atom)








